Anggrek Bulan (Phalaenopsis) termasuk tanaman hias yang mudah dirawat, tapi memilih bibit yang sehat sangat menentukan keberhasilan perawatan di rumah. Banyak pemula membeli anggrek secara asal, padahal ada ciri-ciri penting yang harus diperhatikan sebelum membawa pulang tanaman.
Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara memilih anggrek bulan yang sehat, bagaimana melihat kondisi akar, daun, spike bunga, sampai ciri-ciri anggrek yang harus dihindari.
1. Periksa Akar
Akar sehat memiliki ciri:
-
Warna hijau atau silver (tergantung basah/kering)
-
Tidak busuk atau lembek
-
Tidak berjamur
-
Tumbuh keluar dari pot (tanda pertumbuhan aktif)
Akar busuk biasanya berwarna coklat gelap, lembek, dan mudah putus. Jangan beli anggrek seperti ini.
2. Lihat Kondisi Daun
Daun sehat harus:
-
Hijau cerah
-
Tidak menguning
-
Tidak terdapat bercak hitam
-
Tidak kusut atau keriput
Daun keriput = akar bermasalah.
3. Spike Bunga
Untuk pemula, pilih anggrek yang:
-
Sudah memiliki spike (tangkai bunga)
-
Memiliki banyak kuncup yang belum mekar
-
Tidak patah atau lemah
4. Cek Media Tanam
Media tanam sehat:
-
Tidak berjamur putih
-
Tidak berbau apek
-
Tidak terlalu basah
Media terlalu lembap sering menyebabkan akar busuk.
5. Hindari Anggrek Diskonan Jika Kondisinya Buruk
Murah belum tentu bagus — banyak anggrek diskon karena kondisi anggrek yang kurang sehat, daun layu, akarnya busuk atau daunnya sakit.
“Kalau kamu ingin tahu cara merawat anggrek setelah membeli, baca juga artikel utama saya: Rahasia Agar Anggrek Bulan Berbunga Lagi Setelah Layu.”
-
“Untuk pemula, kamu juga bisa membaca panduan lengkapnya di artikel: Cara Merawat Anggrek Bulan untuk Pemula.”
-
“Jika setelah membeli anggrek tidak keluar spike, kamu bisa cek artikel: Cara Mengatasi Anggrek Bulan Tidak Keluar Spike Bunga.”

0 Response to "Cara Memilih Anggrek Bulan yang Sehat di Toko (Panduan Pemula)"
Post a Comment